Aneka Peluang Bisnis Modal Kecil

Peluang bisnis modal kecil banyak dicari orang, sebagai salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Hal ini bukan saja dilakukan mereka yang belum memiliki pekerjaan, namun banyak juga dari mereka yang sebenarnya sudah memiliki pekerjaan mapan.

Hal ini terjadi sebagai dampak krisis ekonomi yang melanda dunia pada saat ini. kondisi tersebut berdampak pada hilangnya kestabilan sektor industri. Akibatnya, banyak perusahaan yang harus gulung tikar atau melakukan rasionalisasi perusahaan, seperti mengurangi jumlah tenaga kerja.

Di sisi lain, hal ini juga berakibat pada pergeseran pola pikir dan orientasi sebagian kalangan. Jika beberapa tahun yang lalu, orientasi seseorang usai menyelesaikan pendidikan adalah berusaha mencari lapangan pekerjaan. Namun, dengan semakin sempitnya lapangan pekerjaan, banyak orang yang memilih untuk menjadi seorang wirausahawan sebagai jalan hidup dan mencari penghasilan.

Apalagi pada saat ini semakin banyak kesempatan berusaha yang tidak memerlukan kebutuhan khusus untuk menjalankannya. Di masa lalu, kebutuhan bisnis selalu diidentikkan dengan kebutuhan modal yang cukup besar. Namun seiring perkengan teknologi pada saat ini, semua orang memiliki peluang yang sama untuk meraih sukses melalui peluang bisnis modal kecil.

Dengan semakin majunya perkembangan teknologi, manusia semakin memiliki keleluasaan untuk bisa memilih jenis usaha yang hendak mereka kembangkan. Hal ini tentunya disesuaikan dengan kemampuan yang mereka miliki, ketrampilan dan juga beberapa komponen penting lain yang harus diperhatikan dalam dunia industri. seperti peluang yang ada serta bagaimana tingkat persaingan yang akan dihadapi pada nantinya.

 

Bisnis Online

 

Salah satu peluang bisnis modal kecil adalah usaha yang memanfaatkan jaringan internet atau yang lebih dikenal sebagai bisnis online. Usaha ini pada dasarnya sama seperti bisnis konvensional pada umumnya, yaitu sebuah usaha yang menawarkan barang dan jasa kepada konsumen. Hanya, perbedaan dengan bisnis konvensional terletak pada sistem kerjanya.

Pada usaha konvensional, penawaran barang dan jasa terjadi secara langsung antara penjual barang atau jasa dengan konsumen. Hal ini dilakukan pada sebuah tempat seperti toko atau kantor, sehingga pada kondisi tersebut hubungan secara fisik dibutuhkan.

Sementara pada bisnis online, hal tersebut tidak dijumpai. Antara penjual barang atau jasa dan pembeli tidak membutuhkan pertemuan secara fisik dan juga tidak dibutuhkan sebuah ruangan khusus untuk memasang barang dagangan atau kantor. Masing-masing pihak bisa saling bertransaksi dari tempat mana saja di mana mereka berada. Komunikasi antara kedua belah pihak cukup memanfaatkan sarana telekomunikasi telepon atau juga menggunakan fasilitas surat elektronik atau email.

Dengan konsep seperti ini, pedagang online tidak perlu mengeluarkan modal yang besar untuk mendirikan sebuah toko. Mereka cukup menyediakan fasilitas internet sebagai media komunikasi dan memasarkan dagangan mereka. Bagi mereka yang belum memiliki fasilitas internet di rumah pun, kini cukup banyak warung internet tersedia di berbagai kawasan yang bisa dimanfaatkan.

Untuk barang dagangan pun, para pedagang tidak perlu harus membeli terlebih dahulu dari distributor. Mereka cukup membeli beberapa barang sebagai contoh untuk dipasang di situs toko online mereka. Bahkan beberapa pemilik toko online yang sudah cukup lama berjualan dengan konsep online tersebut, mereka tidak perlu harus membeli barang dagangan. Cukup melalui kerjasama dengan pihak distributor, sehingga mereka baru membeli barang manakala ada konsumen yang memesan barang yang ditawarkan tersebut. Hal ini tentu akan menguntungkan, karena pedagang online tidak perlu harus menyediakan tambahan modal untuk membeli persediaan barang.

Di sisi lain, kemudahan yang ditawarkan dengan konsep bisnis online ini adalah tidak perlu dibutuhkan dana yang besar untuk membangun atau menyewa tempat berjualan. Selain itu, bagi toko online yang belum terlalu besar, tidak perlu menyewa tenaga pelayan untuk melayani konsumen. Semua aktivitas seperti membeli barang dari distributor, mengemas barang atau proses pengiriman barang dagangan bisa dilakukan sendiri. Tentu hal ini akan menghilangkan biaya modal khususnya dari pos biaya tenaga kerja.

Satu hal yang dibutuhkan dari pemilihan bisnis modal kecil berbasis online ini adalah kepercayaan. Baik itu dari pihak konsumen atau penjual, harus bisa saling menjaga kepercayaan masing-masing pihak. Sebab, dalam konsep bisnis online ini antara penjual dan pembeli tidak saling bertemu. Sehingga pihak pedagang harus bisa mengatakan dengan jujur spesifikasi barang yang mereka tawarkan dan juga mengirimkan barang yang sesuai. Demikian pula pihak konsumen, mereka harus menjaga kepercayaan dengan mengirimkan biaya yang harus dibayarkan untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan tersebut.

 

Bisnis Pulsa

 

Selain membuka toko online, masih ada pula peluang bisnis modal kecil lainnya yang bisa dipilih. Diantaranya adalah berbisnis pulsa. Meski pun margin keuntungan yang didapatkan tidak terlalu besar, namun berjualan pulsa bisa mendatangkan hasil yang cukup lumayan dan juga tidak membutuhkan modal yang besar.

Bisnis pulsa ini bisa dikatakan cukup menjanjikan keuntungan, karena pada saat ini hampir semua orang memiliki telepon genggam. Sehingga bisa dikatakan semua orang akan membutuhkan pulsa telepon agar mereka bisa berkomunikasi. Bahkan ada survey yang menyebutkan bahwa kebutuhan komunikasi manusia memiliki porsi yang hampir sama dengan kebutuhan pokok mereka.

Untuk menjalankan bisnis pulsa ini, kita tidak perlu membutuhkan modal besar. Cukup dengan menggunakan sebuah pesawat telepon genggam dan sebuah nomor telepon, kita bisa mendaftarkan diri untuk menjadi agen penjual pulsa. Modal awal untuk membeli pulsa awal pun tidak terlalu besar. Cukup dengan uang Rp. 100.000 kita bisa memiliki saldo pulsa untuk dijual.

Margin keuntungan yang ditawarkan dari setiap transaksi bervariatif. Mulai dari Rp.800 hingga Rp.2000 per transaksi. Meski terlihat kecil, namun apabila kita mampu menjalin relasi yang luas dan menjaring calon konsumen, tentu kita bisa mengadakan transaksi per hari dengan jumlah yang signifikan.

Kita bisa memulai menjalankan bisnis pulsa ini dengan konsumen di sekitar kita. Baik itu anggota keluarga maupun tetangga di tempat tinggal kita. Selain itu, kita bisa pula mempromosikan usaha penjualan pulsa yang kita jalankan tersebut kepada rekan kerja atau rekan sekolah kita. Dari lingkungan-lingkungan tersebut, kita bisa menentukan berapa banyak jumlah konsumen yang akan bisa kita dapatkan.

Setelah mendapatkan konsumen, langkah yang perlu dilakukan selanjutnya adalah dengan cara menseleksi cara transaksi. Biasanya, penjualan pulsa melalui sistem ini kerap mengedepankan konsep kepercayaan, dimana konsumen bisa berhutang terlebih dahulu dengan alasan hubungan baik.

Meski demikian, tidak selamanya hubungan dalam pertemanan tersebut bisa pula terbawa ke dalam hubungan bisnis. Tidak jarang ada konsumen yang tidak mau membayar atas pembelian pulsa yang sudah mereka lakukan tersebut. inilah yang perlu diwaspadai guna menghindari kerugian.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan membatasi jumlah pulsa atau transaksi yang menggunakan sistem hutang. Atau pula dengan menghindarkan melayani pembelian pada pihak yang memiliki kredibilitas buruk dalam transaksi bisnis. Hal ini demi menghindari kerugian akibat modal yang tidak kembali.



View the original article here



Peliculas Online

Subscribe to receive free email updates: